Tampilkan postingan dengan label Piala Dunia 2018 Terancam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Piala Dunia 2018 Terancam. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Mei 2018

Daftar Gaji 32 Pelatih Timnas di Piala Dunia 2018

Gaji 32 Pelatih Timnas



Selama ini perhatian pencinta sepak bola lebih tertuju pada besaran gaji atau nilai kontrak yang diterima pemain di klub masing-masing, sementara sang pelatih atau manajer timnas semisal yang melatih di Piala Dunia 2018, kerap terpinggirkan.

Tak banyak yang memikirkan, berapa banyak gaji yang diterima pelatih timnas suatu negara tertentu. Publik bisa jadi hanya mengetahui gaji pelatih yang membesut timnas negara "besar" dan terkenal saja. 

Padahal, jika mengetahui yang selengkapnya, bisa jadi akan kaget karena ada pelatih timnas yang menerima gaji sangat kecil atau sebaliknya, dikontrak dengan gaji fantastis.

Berkaitan dengan itu, menyambut Piala Dunia 2018 yang kurang dari 30 hari lagi, Bola.com menghadirkan daftar gaji yang diterima deretan pelatih timnas peserta Piala Dunia 2018. 

Sebagai catatan, gaji yang diterima nakhoda tim di Piala Dunia 2018 ini dihitung per tahun.

Berikut daftarnya:

1. Argentina - Jorge Sampaoli  1,8 juta euro (Rp29, 8 miliar)

2. Australia - Bert van Marwijk 1,3 juta euro (Rp21,5 miliar)

3. Brasil - Tite 3,6 jura euro (Rp59,6 miliar)

4. Inggris - Gareth Southgate 2 juta euro (Rp33,1 miliar)

5. Kroasia - Zlatko Dalic 575 ribu euro (Rp9,5 miliar)

6. Meksiko - Juan Carlos Osorio 1 juta euro (Rp16,5 miliar)

7. Prancis - Didier Deschamp 3,5 juta euro (Rp58 miliar)

8. Nigeria - Gernot Rohr 500 ribu euro (Rp8,2 miliar)

9. Polandia -Adam Nawalka 270 ribu euro (Rp4,4 miliar)

10. Portugal - Fernando Santos 2,3 juta euro (Rp38,1 miliar)

11. Korea Selatan - Shin Tae-yong 425 ribu euro (Rp7 miliar)

12. Arab Saudi - Juan Antonip Pizzi 1,5 juta euro (Rp24,8 miliar)

13. Belgia - Roberto Martinez 1 juta euro (Rp16,5 miliar)

14. Kolombia - Jose Pekerman 1,5 juta euro (Rp24,8 miliar)

15. Mesir - Hector Cuper 1,550 juta euro (Rp25,7 miliar)

16. Islandia - Heimir Hallgrimsson 700 ribu euro (Rp11,6 miliar)

17. Jerman - Joachim Low 4 juta euro (Rp66,3 miliar)

18. Iran - Carlos Queiroz 2 juta euro (Rp33,1 miliar)

19. Jepang - Akira Nishino 800 ribu euro (Rp13,2 miliar)

20. Maroko - Herve Renard 780 ribu euro (Rp12,9 miliar)

21. Spanyol - Julen Lopetegui 3 juta euro (Rp49,7 miliar)

22. Rusia - Stanislav Cherchesov 2,6 juta euro (Rp43,1 miliar)

23. Senegal - Aliou Cisse - 200 ribu euro (Rp3,3 miliar)

24. Uruguay - Oscar Tabarez 1,740 juta euro (Rp28,8 milar)

25. Serbia - Mladen Krstajic 300 ribu euro (Rp4,9 miliar)

26. Swiss - Vladimir Petkovic 850 ribu euro (Rp14,1 miliar)

27. Tunisia - Nabil Maaloul 350 ribu euro (Rp5,8 miliar)

28. Denmark - Age Hareide 1 juta euro (Rp16,5 miliar)

29. Peru - Ricardo G 1,2 juta euro (Rp19,8 miliar)

30. Swedia - Janne Andersson 450 ribu euro (Rp7,4 miliar)

31. Kosta Rika - Oscar Ramirez 350 euro (Rp5,8 miliar)

32. Panama - Hernan Dario Gomez 400 ribu (Rp6,6 miliar)

Dari daftar di atas bisa dibuat urutan, pelatih Jerman, Joachim Low, mendapat gaji tertinggi di antara pelatih peserta Piala Dunia 2018 dengan 4 juta euro per tahun disusul Tite (Brasil) dan Didier Deschamps (Prancis) masing-masing dengan 3,6 juta euro serta 3,5 juta euro.

Julien Lopetegui (Timnas Spanyol) ada di peringkat keempat dalam urutan pelatih dengan gaji termahal di Piala Dunia 2018, dengan per tahun menerima 3 juta euro. Sementara Stanislav Cherchesov ada di urutan kelima dengan gaji 2,6 juta euro per tahun.

Untuk predikat pelatih dengan golongan gaji terkecil dipegang pelatih Senegal, Aliou Cisse. Pelatih yang juga paling muda di antara arsitek tim di Piala Dunia 2018 itu hanya menerima 200 ribu euro per tahun. 


Kemudian, Adam Nawalka (Polandia) dan Mladen Krstajic (Serbia) menerima masing-masing 270 ribu euro serta 300 ribu euro. Sedangkan pelatih Kosta Rika, Oscar Ramirez, serta pelatih Tunisia, Nabil Maaloul, masuk daftar pelatih dengan gaji rendah karena hanya menerima masing-masing 350 ribu euro dalam satu tahun. 



Selasa, 15 Mei 2018

Stadion Piala Dunia 2018 Cosmos Arena

Stadion Piala Dunia 2018


Agen Bola - Cosmos Arena adalah salah satu arena yang akan menjadi ajang pertarungan bagi sebagian tim yang akan berkompetisi di Piala Dunia 2018. Stadion yang terletak di Samara tersebut adalah stadion baru sehingga sebagian orang mungkin masih belum familiar dengan nama stadion tersebut.

Rencana pembangunan Cosmos Arena sebenarnya sudah mulai didengungkan pada tahun 2010. Namun proses pengerjaan stadion tersebut sempat mangkrak karena masalah internal. Kemudian pengerjaan akan kembali dilanjutkan pada tahun 2012 setelah Rusia ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018.

Proses pembangunan benar-benar berjalan mulai tahun 2014. Ketika Piala Dunia 2018 dimulai, arena tersebut dipastikan sudah siap menggelar pesta sepakbola terbesar di dunia.

Ada sebuah fakta menarik bahwa Rusia sebenarnya tidak memiliki banyak stadion yang layak untuk menggelar Piala Dunia ketika mengajukan diri sebagai tuan rumah. Nah, baru ketika terpilih, Rusia kemudian melakukan sejumlah renovasi hingga membangun stadion baru seperti yang terjadi pada Cosmos Arena.

Cosmos Arena sendiri memiliki kapasitas 45 ribu penonton. Yang menarik dari stadion ini adalah desainnya yang menerapkan konsep mirip pesawat luar angkasa. Konon pemilihan nama 'Cosmos' adalah sebuah penghormatan pada tradisi penduduk setempat karena dulu Samara adalah bekas tempat pengembangan proyek luar angkasa Uni Soviet.

Perlu diketahui bahwa Cosmos Arena juga dikenal dengan Samara Arena. Pemilihan nama yang dikaitkan dengan nama kota tersebut agar orang-orang yang ingin melihat pertandingan di stadion tersebut cukup familiar, karena Cosmos Arena adalah stadion yang masih benar-benar baru.

Pembangunan stadion ini diperkirakan menghabiskan dana sekitar 4,3 triliun rupiah. Nilai yang tinggi tersebut wajar karena konstruksi bangunan Cosmos Arena ini tampak begitu megah. Atap stadion memiliki ketinggian 65,5 meter. Pada malam hari, stadion tersebut bahkan akan lebih tampak indah dengan lampu-lampu yang memancar dari berbagai sudut.

Cosmos Arena ini nantinya akan digunakan untuk menggelar empat pertandingan di babak grup salah satu partai yang mempertemukan antara Uruguay dan Rusia, satu pertandingan di babak 16 besar dan satu laga di babak perempat final.

Setelah Piala Dunia selesai, stadion ini akan menjadi markas klub daerah setempat yang bermain di Russian Premier League, yaitu FC Krylia Sovetov. Untuk sementara ini, FC Krylia masih bermarkas di Metallurg Stadium yang memiliki 33 ribu penonton.

Kepindahan markas tersebut tampaknya akan terasa aneh, karena faktanya rata-rata penonton yang hadir kala klub tersebut bertanding hanya 7 ribu penonton pada musim 2016/17. Musim depan, mereka akan menempati tempat baru yang lebih luas, dengan kapasitas 45 ribu penonton.

Informasi Cosmos Arena:

1. Kota: Samara

2. Tahun Dibangun: 2014

3. Kapasitas: 45.000 ribu tempat duduk

4. Markas Klub: FC Krylya Sovetov

5. Jadwal pertandingan:

a. Kosta Rica Vs Serbia (Grup E / 17 Juni 2018)

b. Denmark Vs Australia (Grup C / 21 Juni 2018)

c. Uruguay Vs Rusia (Grup A / 25 Juni 2018)

d. Senegal Vs Kolombia (Grup H / 28 Juni 2018)

e. Babak 16 Besar (2 Juli 2018)


f. Perempat Final (7 Juli 2018)

Senin, 14 Mei 2018

Undian Piala Dunia 2018: Spanyol dan Inggris Masuk Grup Neraka

Spanyol dan Inggris Masuk Grup Neraka


Agen Bola Terpercaya - Undian fase grup Piala Dunia 2018 telah selesai digelar. Ada beberapa tim unggulan yang akan langsung bertemu di fase penyisihan grup.

Pengundian atau drawing Piala Dunia 2018 digelar di State Kremlin Palace, Rusia, Jumat (1/12/2017) malam WIB. Dari hasil undian, Spanyol bakal berhadapan dengan musuh bebuyutan mereka, Portugal di Grup B.

Sementara tim jagoan lainnya, yakni Inggris bakal bertemu Belgia yang merupakan tim kuda hitam di Piala Dunia kali ini. Keduanya tergabung di Grup G.

Grup F tidak kalah seru. Juara bertahan Jerman bakal bentrok dengan Meksiko yang kerap tampil impresif di Piala Dunia. Selain itu grup ini juga diisi oleh Swedia dan Korea Selatan.

Grup A

Rusia, Arab Saudi, Mesir, Uruguay



Grup B

Portugal, Spanyol, Maroko, Iran



Grup C

Prancis, Australia, Peru, Denmark



Grup D

Argentina, Islandia, Kroasia, Nigeria

Grup E - H
Grup E

Brasil, Swiss, Kosta Rika, Serbia



Grup F

Jerman, Meksiko, Swedia, Korea Selatan



Grup G

Belgia, Panama, Tunisia, Inggris



Grup H

Polandia, Senegal, Kolombia, Jepang

Jumat, 09 Februari 2018

Piala Dunia 2018 Terancam Migrasi Hama

Piala Dunia 2018 Terancam Migrasi Hama


Menteri Pertanian Rusia, Pyotr Checkmarev, mengimbau para turis yang datang menyaksikan Piala Dunia 2018 agar mewaspadai ancaman dari persebaran belalang.

Rusia mengakui jika mereka punya masalah dengan belalang. Hewan tersebut mengganggu para petani di negara tersebut. Apalagi, Rusia kerap menjadi tujuan migrasi belalang pada musim panas.

Situasi tersebut membuat Chekmarev khawatir jika para belalang akan mengganggu pentas Piala Dunia. Sang menteri menganggap hal itu dapat mencoreng reputasi Rusia sebagai tuan rumah.

"Kami telah memiliki beberapa cara untuk mengatasi gangguan belalang di ladang. Namun, akan menjadi skandal besar apabila mereka menyerang saat Piala Dunia berlangsung," kata Checkmarev.

"Orang-orang dari seluruh dunia akan datang ke sini. Lapangan sepak bola ditumbuhi rumput dan belalang menyukainya. Bagaimana jika mereka datang ke tempat pertandingan berlangsung?" dia menambahkan.

Pada ajang Piala Dunia 2018, 11 kota akan menjadi tuan rumah. Sebagian berada di wilayah selatan Rusia, seperti Volgograd, yang menjadi tempat favorit para belalang.

Ancaman belalang menjadi perhatian pemerintah Rusia setelah sebelumnya stadion yang menjadi tempat berlangsung Piala Dunia 2018 menuai pujian dari berbagai pihak.